CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Tampilkan postingan dengan label materi kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Januari 2009

Ringkasan kuliah bagian 14

1. Pemasaran & Penjualan
a) Pasar
* Tujuan atau sasaran pelemparan produk
* Tempat bertemu & transaksi antara penjual dan pembeli (suply & demand)

b) Pangsa Pasar
* Bagian pasar yg akan kita raih dengan memper timbangkan produk atau jasa yg sama dari para pesaing, dari berbagai segi, misalnya ; harga, kualitas, pelayanan dll.

c) Pemasaran
* Bagian organisasi perusahaan yg melakukan perencanaan dan pelaksanaan dalam memasar kan produk atau jasa, dengan memperhatikan segala pertimbangan dan bersifat strategis

d) Pemasar
* Orang yang melakukan

e. Penjualan
* Penjualan (Sales) ; Pelaksanaan dari tujuan perencanaan pemasaran. Pada tahap ini terjadi transaksi jual-beli antara penjual dan pembeli (konsumen)

f. Tenaga Penjual
* Orang yang melakukan penjualan prduk dan jasa. , bandingkan dg “ Salesperson”

g. Salesmanship

* Suatu kemampuan (pengetahuan, pengala man, teknik, seni, kiat dsb ) yang harus dimiliki oleh tenaga penjual.

h. Penjual
* Penjual produk atau jasa baik dlm b
entuk perorangan maupun

i. Pembeli
* Pihak yang mengeluarkan uang untuk mendapatkan produk atau jasa dari penjual, baik perorangan maupun perusahaan.

j. Konsumen
* Pemakai atau yang memanfaatkan barang atau jasa yang dijual



Pemasaran
Definisi : Suatu upaya produsen produk atau jasa untuk dapat mengidentifikasi calon-2 pembeli yg akan dijadikan suatu parameter dalam membuat rancangan bisnisnya. Untuk mengidentifikasi calon pembeli tersebut, produsen terlebih dahulu membuat rencana pemasaran dalam bentuk; study, survey, riset, jajak pendap

3. Salesmanship
Berbagai macam perasaan seorang Salesman
* Malu tidak diterima
* Malu ditolak, tidak dibeli
* Malu harga terlalu mahal
* Malu produk dikatakan buruk, jelek dll
* Malu dilecehkan
* Malu Pembeli tidak puas

Ringkasan kuliah bagian 13

Teknik Penanganan Resiko

1. Menanggung Resiko Sendiri
* Tidak perlu membayar uang premi
* Tidak berurusan dengan Birokrasi
* Resiko ditanggung sendiri
* Tidak dapat ganti rugi

2. Penanganan Resiko Oleh Pihak Lain

3. Keuntungan
* Tidak semua resiko yang diderita ditanggung sendiri
* Memperoleh ganti rugi dari pihak penanggung resiko

4. Kerugian
* Membayar premi secara berkala
* Permohonan menjadi anggota asuransi
* Jika ada musibah perlu pengajuan klaim

5. Asuransi
1. Ditinjau dari segi Ekonomi
2. Ditinjau dari Segi Hukum
3. Ditinjau sebagai lembaga terhadap kebutuhan peralihan Resiko
4. Ditinjau dari Aliran Asuransi

Asuransi Kerugian
Ditinjau dari segi Hukum
* Pengertian autentik tertuang dalam pasal 246 KUHP
* Asuransi adalah perjanjian, dimana seorang penang gung mengikatkan diri pada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi untuk memberikan penggantian, yang karena suatu kelebihan, kerusa kan, kehilangan, keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tentu.

Ditinjau sebagai Lembaga terhadap kebutuhan peralihan risiko
* Asuransi atau pertanggungan didalamnya selalu mengandung pengertian RISIKO
* James L.Astheaen ; dalam buku ; Risk & Insurance, Asuransi adalah suatu Institut yang direncanakan guna menangnani RISIKO
* Robert I. Mehz & Emerson Cammack ; Pemindahan RISIKO itu lazim dinamakan asuransi

Ditinjau dari Aliran Asuransi
* Aliran Transfer : Asuransi adalah pemindahan Risiko murni dari tertanggung kepada Penanggung
* Aliran Teknik; Asuransi adalah alat sosial untuk mengurangi risiko, sehingga kerugian yang dapat diramalkan dipikul merata oleh semua anggota yang tergabung dalam kelompok tersebut
* Aliran Gabungan ; Asuransi adalah alat sosial untuk mengumpulkan dana guna mengatasi kerugian yang tak tentu yang dilaksanakan melalui pemindahan risiko

Jenis Asuransi
2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Kebakaran, Jenis polisnya adalah ;
* Polis Terbuka (Open Policy)
* Polis dengan harga taksiran (Valued Policy)
* Polis dengan syarat membangun kembali
* Polis maksimum deklarasi

b) Asuransi Pengangkutan Laut
2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Pengangkutan Laut
* Total Loss Only (TLO), mengganti ganti rugi barang rusak, berlaku u/ barang bukti (tanpa pengepakan)
* Free of Particular Avarage (FPA), memberi ganti rugi terhadap kerugian total loss dan kerugian umum
o With Avarage (WA)
o Franchise Clause
o All Risk
o All Loss Demage

2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Darat, Sungai & Perairan Pedalaman
Dalam hal ini polisnya menyebutkan :
* Waktu perjalanan harus sesuai
* Apakah perjalanan dilakukan secara terputus-putus atau tidak, atau sebagian demi sebagian
* Nama Nakhoda, Expeditur

2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Kendaraan Bermotor
Peristiwa yang ditanggung dalam hal ini
* Pencurian kendaraan bermotor atau suku cadangnya
* Kerusakan akibat kebakaran, peledakan, kecelakaan, benturan dll.
* Ongkos kirim atau angkutan
* Pembayaran untuk avary umum

2.2. Asuransi Pertanggungan Jiwa
1. Jenis-2 Asuransi Jiwa, ialah ;
A. Endowment Insurance
B. Term Insurance

Fungsi Asuransi Jiwa, ialah ;
A. Menciptakan stabilitas sosial yang mantap
B. Pasar asuransi jiwa, mengurangi beban pemerintah
C. Pendapatan bagi Pemerintah
D. Menghimpun tabungan masyarakat
E. Terciptanya persyaratan kredit perbankan

Kamis, 15 Januari 2009

Ringkasan kuliah bagian 12

1. Pendahuluan
Risiko kegagalan dalam enterpreneurship adalah sama dengan peluang kesuksesan.
Risiko tidak mungkin dihindari. Semakin besar rencana keuntungan suatu usaha semakin besar peluang resiko yang terjadi

1. Pengertian Risiko
* Risiko kesempatan/peluang terjadinya kerugian
* Risiko problem terjadinya kerugian
* Risiko adalah suatu ketidakpastian
* Risiko adalah penyimpangan (deviasi) aktual dari yang diharapkan
* Risiko adalah probabilitas suatu hasil akan berbeda dari yang diharapkan

2. Penyebab Terjadinya Risiko
* Salah perencanaan (produksi, pasar & harga)
* Salah antisipasi pasar dan kapital (modal)
* Penyebab internal Organisasi (manajmen, arus kas, akunting, anggaran, dll)
* Penyebab eksternal organisasi
* Kurang kontrol, timbul deviasi

3. Jenis-2 Risiko
Risiko datang dari dalam manusia sendiri ( Jasma ni, Rohani & Sosial) dan Lingkungan alam, Jenis-2 Risiko dibedakan sbb :
* Risiko Murni
* Risiko Spekulatif
* Fundamental Risk
* Particular Risk

Risiko yang muncul dalam perjalanan usaha
a) Risiko Internal
* Risiko marketing penjualan
* Risiko Teknis
* Risiko fisik
* Risiko ekonomis
* Risiko capital
b) Risiko Eksternal
* Risiko Politis
* Risiko fisik
* Risiko ekonomis
* Risiko Teknis

Menyiasati Risiko Bisnis
1. Buat perencanaan bisnis sebaik-2nya, realistis & perhatikan semua aspek terkait, antara lain
* Pasar, kompetitor, SDM, Teknologi, proses produksi
* Analisis keuangan, Hukum, Infrastruktur & Mitra Usaha
* Pasokan bahan baku, Subkontraktor, Suplier
* Sumber keuangan (Modal), Lokasi, Politik, Keamanan, Sosial Budaya & Moneter

2. Lindungi kemungkinan risiko, (misal asuransi)

Cara Positif Memandang Kegagalan
1. Kegagalan adalah bahan evaluasi diri
2. Pelajaran berharga untuk tidak diulangi
3. Nilainya sama dengan kesuksesan
4. Setiap orang sukses pasti pernah gagal
5. Sebagai motivasi & cambuk untuk lebih maju dan sukses
6. Merupakan sukses yang tertunda
7. Mungkin yang terakhir sebelum meraih sukses

Ringkasan kuliah bagian 11

Faktor Penting Pergaulan
1. Saling mengerti & memahami (mutual understanding)
2. Saling bermanfaat (mutual benefit)
3. Saling menerima dan memberi (take & give)
4. Saling mempercayai (mutual trust)
5. Amanah, tidak munafik (comitment)

Manfaat Pergaulan
* Kenal dan dikenal
* Mengenali kekuatan & kelemahan diri sendiri
* Menjadi orang yang percaya diri
* Mengenali potensi yang dimiliki
* Menambah wawasan
* Memiliki rasa humor
* Menunjang karir & pekerjaan

Bergaul Harus Dibiasakan

Tidak cukup mengerti dan menyadari pentingnya bergaul, tapi enterpreuner harus memiliki kemampuan bergaul dengan latihan & membiasakan sebagai :
* Hasil olah pikir (tumbuh pola pikir rasional, realistis & pragmatis)
* Hasil olah rasa ( tumbuh jiwa empati dan sikap simpati)
* Hasil ucapan (saling komunikasi dg baik, saling mengerti dan tukar informasi)
* Hasil perbuatan, karya nyata & prestasi

3. Personal Networking
Dlm bhs Inggris; Networking = Schmoozing, artinya ; pergaulan. Dua katagori Networking Networking terencana (strategis

Orang yg dihubungi dg maksud tertentu, biasanya ada pihak mediator
Networking tidak terencana (serendipity)

Pertemuan kebetulan (tidak terencana0, yang akhirnya mengarah saling menguntungkan
Hendaknya anda memperkembangkan kesopanan yang setinggi-tingginya, sehingga tindak-tanduk anda yang baik itu memang sesuai dengan kesopanan batin anda.
Bertolak dari motif-motif yang mulia, jujur dalam menilai sesuatu, berusaha dalam memahami pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan sesama, untuk dalam perbincangan kadang-kadang berdam pada waktu yang tepat, itulah beberapa cara yang bisa menumbuhkan rasa kesopanan anda

Gagasan-gagasan, pikiran yang segar dan membangun, yang menimbulkan cara-cara yang bersusila, sungguh merupakan suatu milik yang berharga sekali. Dengan sikap ramah tamah, anda dengan mudah bisa merebut hati orang lain sehingga menjadi kawan untuk seumur hidup

Ringkasan kuliah bagian 10

Perusahaan Waralaba/Franchise
Merupakan salah satu sistem atau model distribusi yang digunakan produsen untuk mengirimkan barang kepada konsumen dan melakukan distribusi yang berkembang

1. Latar Belakang

  • Franchise dari bhs perancis “ franchir” artinya : membebaskan dari perbudakan
  • Arti Umum; memberi hak positif utk melakukan atau menggunakan sesuatu secara komersial
  • Pada umumnya hak tersebut mencakup penggunaan nama atau metode kerja yang telah dikenal dan dimiliki oleh orang lain
  • Waralaba Pabrik-Pengecer
  • Pabrik memberi ijin pada Pengecer untuk menyimpan & memasarkan produknya
  • Contoh ; kendaraan bermotor, peralatan pertanian, produk minyak & gas, sepatu dll
  • Waralaba Pabrik-Grosir
  • Franchise melakukan aktivitas produksi dan mendistribusi kan & mengawasinya pada pengecer
  • Contoh ; produk minuman, bir, fanta, coca cola, the botol dll
Sifat Hubungan Waralaba/Franchise
Berupa perjanjian Kontrak; mengatur
1. Kebebasan melakukan & menggunakan merk
2. Pengendalian & distribusi produk / jasa
3. Sistem pembayaran,
4. Perpanjangan kontrak
5. Pemeliharaan standar operasi
6. Pengendalian manjemen, pengambilan keputusan bersama, pertukaran SDM, pelatihan dll

Keunggulan & Kekurangan Franchise
1. Keunggulan
* Bantuan & Pelatihan Manajemen
* Konsep perusahaan, Produk & Nama yang telah dikenal
* Bantuan Keuangan
* Kepemilikan
2. Kelemahan
* Biaya Awal Tinggi
* Pembatasan Kebebasan Beroperasi
* Kepemilikan Orang lain (Tidak dapat menjadi milik sendiri)

Ringkasan kuliah bagian 9

Perusahaan Keluarga
Ciri dari perusahaan ini adalah, adanya keterlibatan keluarga baik dalam hal kepemilikan (saham) maupun dalam opersaional perusahaan. Biasanya pengambilan keputusan dilakukan non formal (bersifat kekeluargaan)

Perusahaan Keluarga
1. Keterlibatan Keluarga dalam perusahaan
2. Hubungan antara keluarga & Perusahaan
3. Prioritas Kepentingan antara Keluarga & Perusahaan
4. Faktor Positif & Negatif Keterlibatan keluaraga
5. Peran Hubungan Keluarga
6. Potensi Konflik
7. Susksesi Perusahaan

1. Keterlibatan Keluarga
* Dua atau lebih anggota keluarga yang terlibat
* Lingkup dan skala keterlibatan
* Variasi keterlibatan

2. Hubungan antara keluarga & perusahaan
1. Perusahaan bertujuan mencari laba sesuai etika bisnis yang berlaku
2. Keluarga bertujuan mencari kesejahteraan
3. Perlu pemahaman & persepsi yang sama
4. Tidak boleh ada perbedaan kepentingan
5. Kultur dan manajemen perusahaan dibedakan dengan rumah tangga

3. Prioritas Kepentingan
1. Tentukan prioritas kepentingan keluarga dan kepentingan perusahaan
2. Pengambilan keputusan cukup sulit
3. Hubungan kerja antara pimpinan dan non pimpinan
4. Kadang kepentingan lebih diprioritaskan dari pada kepentingan perusahaan
5. Kebijakan lebih dipengaruhi hubungan keluarga dari pada kepentingan perusahaan

4. Faktor positif keterlibatan keluarga
1. Hubungan antar keluarga secara karakteristik dan kepribadian sudah dikenal sebelumnya
2. Faktor komunikasi lebih mudah
3. Rasa kebersamaan memiliki perusahaan dapat memberikan motivasi kerja keras

5. Peran hubungan keluarga
1. Akan berkembang secara berkesinambungan
2. Pengelolaan secara seimbang antara bisnis dan keluarga, terutama skala prioritas waktu dan aktivitas
3. Sejak dini telah dipikirkan “suksesi “ untuk generasi penerusnya.
4. Minat anak sebagai calon penerus thd dunia bisnis

6. Potensi Konflik Perusahaan Keluarga
1. Perbedaan perangai, kebiasaan dan bakat yang berbeda dari anggota keluarga
2. Munculnya anggota baru karena adanya pernikahan dan kelahiran anak/cucu
3. Pembagian warisan

7. Suksesi Kepemimpinan
1. Tekanan & Kepentingan dari pihak luar
* Anggota keluarga
* unsur di luar keluarga
2. Konflik dalam keluarga
3. Kejadian tidak terduga

8. Kejadian Memaksa Suksesi
1. Kematian & Masalah Warisan
2. Sakit dan ketidakmampuan fisik
3. Patah semangat & Pengunduran diri (pensiun), atau secara mendadak
4. Kemunduran usaha

Ringkasan kuliah bagian 8

Perusahaan Kecil
* Bidang Usaha Jasa : Salon kecantikan, SPBU, restoran, cuci cetak film,
* Pedagang Eceran : toko roti, toko buku & majalah, toko kaset & CD,

Grosir ; merupakan perantara antara produsen dan konsumen, misal ; makanan, minuman, pakaian, peralatan rumah tangga, bahan bangunan, dll

1. Memulai & Mengelola Pers. Kecil
* Komitmen
* Pilihan bidang usaha (barang /jasa)
* Mendirikan perusahaan baru atau membeli perusahaan lain
* Menjadi pelaku pasar
* Informasi (internet, yellow page, majalah, koran, dll)

2. Membuka Perusahaan Kecil
1. Perencanaan Usaha
2. Pembiyaan Modal
3. Pengenalan pasar
4. Pengelolaan karyawan
5. Pencatatan Akuntansi

3. Perencanaan Perusahan
1. Uraian ringkas industri & produk atau jasa yang ditawarkan
2. Analisis pasar, kebutuhan produk dan sifat persaingan
3. Rencana pemasaran (lokasi, lambang, iklan dan peragaan)
4. Rencana Operasi (forcasting, proyeksi keuangan, prosedur akuntansi dan persyaratan SDM)
5. Rencana Permodalan

4. Pembiayaan Perusahan
1. Investasi Pemilik
* Tabungan pribadi, jual mobil, saham dll
2. Investasi dari Keluarga dan Teman
* Hati-2 dalam pengelolaan
* Adanya pemisahan yg jelas dg uang pribadi
3. Perbankan
* Kredit UKM
* Perlu proposal

5. Kelebihan Perusahan Kecil
1. Fleksibel Dikelola pemiliknya, cepat bereaksi thd perubahan pasar, pengembangan ide produk lebih cepat
1. Lebih jelas dalam pengoperasian Lebih sederhana dibanding perusahaan besar, jumlah pekerja sedikit, beroperasi dengan modal kecil,
1. Pelayanan yang akrab Lebih memungkinkan pelayanan dilakukan akrab & santun, perhatian konsumen lebih besar

6. Kekurangan Perusahan Kecil
1. Keterbatasan kecakapan Manajerial
Pemilik biasanya kurang memiliki variasi keterampilan, banyak yang tidak professional
2. Kesulitan Pengembangan Dana
Sulit mendapatkan dana pembiayaan, bersaing dengan perusahaan besar untuk mendapatkan dana investasi, bunga bank lebih besar pada perusahaan kecil. Penyan-dang dana biasanya kurang percaya

7. Faktor-2 Penyebab Kegagalan
1. Jumlah Pesaing, tidak ada pembeli, sulit melakukan perubahan,
2. Tingkat bunga tinggi, kekurangan modal
3. Perekonomian tidak menentu
4. Kesalahan Manajemen, rencana perusahaan kurang jelas
5. Kesulitan Pengembangan Dana

8 . Upaya Untuk Keberhasilan
1. Pertumbuhan Penjualan
* Alasan ;Konsumen menyukai produk / jasa yg dibeli
* Cara mengetahui ;Pertumbuhan melebihi yang terjadi pada periode yang sama pada tahun sebelumnya,
* Cara mengembangkan :mengetahui alasan konsumen membeli kembali

Ringkasan kuliah bagian 7

Perencanaan Modal Perusahaan
1. Sumber Permodalan
2. Utang vs Ekuitas
3. Merencanakan Pinjaman
4. Strategi Pengajuan Pinjaman
5. Persetujuan Pinjaman
6. Sumber Pendanaan Lain
7. Pembiayaan Ekuitas
8. Pasar Modar Ventura

1.1. Modal Diri
1. Bentuk pengetahuan, pengalaman, keterampilan, kesehata jasmani & rohani, dukungan keluarga (suami / istri & anak),
2. Bagi mereka yang pandai, kreatif, inovatif, modal diri dapat berkembang dalam bentuk penemuan, penelitian & karya-2 lainnya dapat dipatenkan sebagai “ modal intlektual “ dalam bisnis
3. Jika tidak dapat didaftarkan sebagai hak paten dapat didaftarkan sebagai “ hak cipta “

1.2.Modal Materi Sendiri
1. Biasanya didapat dari ; penyisihan hasil usaha ; gaji, ngobyek, dagang atau warisan
2. Modal materi dapat dijaminkan (sebagai agunan atau kolateral) untuk pinjaman, kredit dll
3. Modal materi yang paling bagus untuk agunan adalah kendaran bermotor ( merk, tahun & kondisi ), sertifikat tanah, rumah, deposito dan logam mulia

1.3. Modal Usaha
1. Modal Usaha dapat berupa Utang dan Ekuitas
2. Ekuitas (kekayaan) ; dicantumkan sebagai saham perusahaan dan dicatat dalam neraca perusahaan sebagai kekayaan.
3. Penambahan modal dan pengembangannya dapat melalui bursa saham atau go public atau menjual obligasi
4. Kinerja perusahaan dapat diukur dari ratio utang dan ekuitas (debt equity ratio)

1.4. Jenis Modal
Modal Investasi ; Digunakan untuk pembelian atau pengadaan untuk menunjang proses produksi. Yang termasuk Modal Investasi :
* Pembelian Tanah (utk. Pabrik, kantor, gudang,
* Pembangunan Pabrik
* Pengadaan Peralatan (Mesin, alat berat dll)
* Peralatan Kantor (komputer, meja, almari dll)

Modal Ekuitas : Uang yang diinvestasikan perusahaan tanpa obligasi legal untuk membayar jumlah pokok / bunga untuk investasi tersebut. Modal ekuitas dapat ditingkatkan melalui go public atau penjualan saham pada bursa efek. Manfaat go pubic adalah :
* Ukuran jumlah modal : Salah satu cara tercepat untuk peningkatan modal
* Likuiditas : pasar umum memberikan likuiditas, karena siap menjual saham
* Nilai : Pasar menempatkan saham perusahaan bergantiaan pada koorporasi
* Citra : dipandang sebgai perusahaan kuat, bonafid dll

Modal Ventura : sumber dana ekuitas yang penting, terdiri dari para profesional berpengalaman yg memberi kan jasa keuangan pada perusahaan baru berkembang, meliputi
* Modal awal & ekspansi
* Riset pasar & pemasaran, strategi, konsultasi manajemen, audit manajemen & evaluasi
* Bantuan negosiasi perjanjian teknis
* Bantuan sistem manajemen & akuntansi
* Bantuan pengelolan SDM dan perjanjiaan kerja
* Bantuan pengeloaan resiko & program asuransi
* Panduan penerapan berbagai peraturan pemerintah
* Hubungan dengan konsumen prospektif, pemasok dan ll.

Ringkasan kuliah bagian 6

Pengembangan Rencana
Perencanaan perlu Formulasi Tujuan &, Arah Masa Depan Perusahaan. Faktor-2 Penting Perlu Diperhatikan
* Tujuan yang realistis (spesifik, diukur & diatur )
* Pengembangan Rencana
* Perencanaan perlu Formulasi Tujuan &, Arah Masa Depan Perusahaan. Faktor-2 Penting Perlu Diperhatikan
* Tujuan yang realistis (spesifik, diukur & diatur )
* Komitmen (keluarga, partner & karyawan)
* Titik Awal (perkembangan dapat dievaluasi secara berkala)
* Fleksibilitas (kendala diantisipasi & strategi alternatif diformulasikan)
* Menghindari Perangkap Tersamar Dalam Perencanaan
* Rencana Perusahaan
* Manfaat Rencana Perusahaan
* Mengembangkan Visi Rencana Perusahaan
* Rencana Perusahaan yang Lengkap
* Panduan Menyusun Rencana Perusahaan
* Elemen Rencana Perusahaan

Menghindari Perangkap Tersamar Dalam Perencanaan

Tidak Punya Tujuan Realistis
o Tujuan yang akan dicapai lemah
o Alokasi Waktu tidak cukup
o Prioritas Pekerjaan kurang detail
o Langkah mengambil tindakan kurang

Kegagalan Mengantisipasi Kendala yang timbul dalam Promo
o Kurang Antisipasi problem yang akan datang
o Lemahnya perencanaan
o Tidak ada perencanaa alternatif


Rencana Perusahaan
o Dokumen tertulis tentang perusahaan yang diusulkan, berupa ilustrasi status perusahaan saat diusulkan, kebutuhan yg diperlukan dan proyeksi hasil perusahaan,
o Dijelaskan aspek perusahaan : proyek, pemasaran, riset, manajmen, resiko, modal dan jadwal
o Sebagai proposal untuk memperoleh modal, pinjaman atau investasi

A. Manfaat Internal (bagi Enterpreneur)
1) Memandang usahanya kritis & Obyektif terkait ; waktu, usaha, riset dan disiplin
2) Cermat dalam berasumsi tajam dalam analisa persaingan, ekonomi dan finansial
3) Dapat mengukur perbandingan prediksi dengan hasil nyata, (terkait tujuan & sasaran)
4) Sebagai alat komuniaksi antar enterpreuneur dan sarana operasioanal untuk pedoman

Ringkasan kuliah bagian 5

Perencanaan Strategis
1. Arti Perencanaan Usaha
2. Sifat Perencanaan Strategis
3. Visi Wirausahawan
4. Kelemahan Perencanaan Strategis
5. Nilai Perencanaan Strategis
6. Implementasi Perencanaan Strategis

Bagi Pihak Dalam
* Perencanaan Dalam Dokumen Tertulis
* Perkembangan aplikasinya dapat diketahui & dipantau dg jelas
* Perencanaan tertulis bersikap formal
* Melibatkan semua pihak dalam perusahaan

(Bagi Pihak Luar )
* Pihak Luar ; Konsumen, Distributor & Investor
* Distributor : jumlah produk, kualitas
* Investor ; Lahan baru penanaman Modal, perencanaan usaha berorientasi pasar
* Sebagai prasyarat kerjasma dengan pihak kedua, mendapatkan kredit usaha
* Kunci keberhasilan mendapat investasi

Ada Lima Tahapan
* Memahami Perusahaan
* Tentukan Tujuan Jangka Pendek & Panjang
* Tentukan Tindakan Alternatif
* Implementasikan Tindakan Alternatif
* Analisis Hasil, Tindakan Langkah Selanjutnya

Pendekatan Model Strategis ;
* Penedekatan Perencanaan Titik Awal
* Gunakan Tititk Awal Logis & Praktis
* Hindari Kesalahan Fatal sebab Dalam Pertimbangan Bagian Penting Perencanaan
* Metodologi berdasarkan Umpan Balik

Proses Perencanaan Operasional
* Mengacu Jangka Pendek & Panjang
* Rencana Operasional
* Perlu dibentuk Kebijaksanaan Operasioanal Dalam ; Keuangan, Pemasaran, Produksi dan Manajemen.
* Kebijaksanaan Operasional; Panduan Pengambilan Keputusan & Tindakan

Ringkasan kuliah bagian 4

Apa Yang Dijual Enterpreneur (Penjual Barang & Jasa)
Pada usaha penjualan barang, maka ntuk menghadapi kompetisi dan memperoleh kepuasan pelanggan, maka Enterpreneur perlu komitmen terhadap
* Harga Bersaing dan Wajar.
* Apa Yang Dijual Enterpreneur (Penjual Barang & Jasa)
* Pada usaha penjualan barang, maka ntuk menghadapi kompetisi dan memperoleh kepuasan * pelanggan, maka Enterpreneur perlu komitmen terhadap
* Harga Bersaing dan Wajar.
* Kualitas memadai dengan yang ditawarkan
* Waktu pengantaran yang tepat daan akurat
* Layanan purna jual (after sales service)
* Tuntutan selera pasar u/ produk-2 khusus

Enterpreneur Untuk penjualan Jasa
Jasa adalah suatu kebutuhan manusia yang tujuannya untuk mendapatkan keamanan, kenyamanan, kepraktisan, penghematan waktu dll.

Enterpreneur Menjual IDE & SOLUSI:

  • Latar belakang; Setiap manusia adalah unik, dan tetap ingin unik, satu sama lain berbeda dan ingin terlihat perbedaannya, antaral alin ; Jenis kelamin, etnis, agama, status pendidikan, status sosial, status ekonomi, status umur, status nikah, status profesi, dll
  • Terkait status ekonomi dan status sosial, kebutuhan manusia akan terus meningkat, dari kebutuhan dasr sampai “ self esteem” (Abraham Maslow),
  • Perubahan IPTEK mempengaruhi pola kebutuhan manusia
  • Sistem ICT (Information & Comunication Technology), mempengaruhi perilaku dan kebutuhan manusia
  • Manusia punya sifat bosan, senang pada hal-2 baru.

Kreativitas & Inovasi
beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjual barang atau jasa adalah :
* Model Baru, Proses produksi
* Teknologi Baru
* Trend Baru
* Suasanan Baru
* Warna, Corak, Rasa dan warna Baru
* Bentuk dan Penampilan Baru

Pola penjualan, promosi, pelayanan & penyajian
Apa Yang Dijual Enterpreneur (Penjual Barang & Jasa)
Pada usaha penjualan barang, maka ntuk menghadapi kompetisi dan memperoleh kepuasan pelanggan, maka Enterpreneur perlu komitmen terhadap
* Harga Bersaing dan Wajar.
* Kualitas memadai dengan yang ditawarkan
* Waktu pengantaran yang tepat daan akurat
* Layanan purna jual (after sales service)
* Tuntutan selera pasar u/ produk-2 khusus

Ringkasan kuliah bagian 3

Mutiara kata hikmah
Rosulullah SAW bersabda : “ Sesungguhnya dari sepuluh bagian (10 %) rezeki, sembilan bagian (90 %) terletak dalam perdagangan (bisnis) “. Al Hadist

  • Artinya : kita hendaknya memilih perdagangan (bisnis) sebagai cara untuk memperoleh penghasilan, karena perdag angan (bisnis) merupakan penghasilan yang besar dan penuh barokah (Fadhilah Tijarah, Pustaka Ramadhan, hal ; 19)
Enterpreneur di Indonesia Kurang Berkembang
  • Pengaruh Pola pikir Tradisional
“ Orang yg menikuti orang banyak tidak akan pernah diikuti oleh orang banyak ( John Maxwell )
  • Kurang Motivasi & Antusias
“ Antusiasme mudah menular, mulailah menyebar wabah ini ” ( Don Ward )
“ Antusiasme adalah keyakinan yang membara “ (George Adams )
  • Sifat Insinyur yang Introvert
“ Hidup terdiri dari 10 % dari apa yang anda bentuk, dan 90 % bagian Anda dibentuk darinya “ ( Irving Benson )
  • Pengaruh Etos Keberhasilan yg Kurang Menghargai Proses
Manfaat Dukungan Pemerintah Terhadap Enterpreneurship
* Ekonomi berjalan, ada msukan untuk APBD dan APBN
* Terciptanya lapangan kerja, mengurangi pengangguran
* Tercipta kesejahteran dan ketentraman sosial
* Roda ekonomi berputar, timbul mata rantai ekonomi
* Iklim ekonomi kondusif/tumbuh, banyak investor,
* Pemerintah berwibawa, rakyat percaya dan hormat, negara akan berkembang
* Mengurangi urbannisasi, pemerataan ekonomi, keadilan sosial



Anggapan Beberapa Orang Tentang Enterpreneurship
* Mitos “ Terlalu Muda Untuk Memulai Bisnis “Impikan apa yg berani Anda impikan. Lakukan apa yang berani Anda lakukan,
dan Jadilah apa yang berani Anda inginkan (Dr. Walter Doyle Staples)

* Mitos “ Terlalu Tua Untuk Menjadi PeBisnis “
Tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi seorang yang Anda Inginkan
* Mitos “ Tidak Mempunyai Modal “
Kita tidak memiliki maslah uang , Yang kita miliki adalah maslah IDE (Amy Rand)
Kekayaan adalah produk dari kapasitas Pemikiran Manusia ( Robert Schuller)
* Mitos “ Tidak Punya Cukup Pendidikan “

Ringkasan kuliah bagian 2

Pengertian Enterpreneurship
DR Soeparman Soemahamidjaya (1980) menyatakan bahwa
1. Wiraswasta diambil dari kata Enterpreneurship

2. Wiraswata, terdiri dari Wira-Swa-Sta, artinya :

  • Wira artinya ; Manusia Tunggal, Pahlawan, Pendekar, Teladan Berbudi Luhur, BerjiwaBesar, Gagah Berani, Mempunyai Keagungan Watak
  • Swa artinya : Berdiri Sendiri atau Mandiri
  • Sta artinya ; Tegak Berdiri

3. Pada Zaman Orde Baru Wiraswasta diganti WiraUsaha
  • Usaha artinya ; Bekerja atau Berbuat Sesuatu

4. Wirausaha semakin meluas, setelah INPRES RI No, 4, Th 1995 Tgl 30, Juni
1995, tentang Gerakan Nasional Membudayakan Kewirausahaan
DR Daoed Yoesoef (1981: 78) menyatakan bahwa seorang wiraswasta adalah:

1. Memimpin usaha, baik secara teknis dan/atau ekonomis, dengan berbagai aspek fungsionil seperti berikut:
  • Memiliki, dipandang dari sudut permodalan, mungkin secara penuh (owner) atau secara bagian (co-owner);
  • Mengurus dalam kapasitas sebagai penanggung jawab atau manager;
  • Menerima tantangan ketidakpastian dan karenanya menanggung resiko ekonomi yang sulit diukur secara kuantitatif dan kualitatif;
  • Mempelopori usaha baru, menerapkan kombinasi-kombisasi baru,
  • Wiraswasta sebagai pionir, tokoh yang dinamis, organisator, koordinator; Penemu (inovator), peniru (imitator), dan yang berhubungan dengan ini, penyalur (supllier) untuk memindahkan teknologi.
2. Memburu keuntungan dan manfaat secara maksimal.

3. Membawa usaha ke arah kemajuan, perluasan, perkembangan, melalui
  • jalan kepemimpinan ekonomi, demi:
  • kenaikan prestise;
  • kebebasan (independency), kekuasaan dan kehormatan;
  • kontinuitas usaha.
Richard Cantillon (1975), dari penelitian IQ para Wirausahawan mendefinisikan bahwa memiliki fungsi unik sebagai penanggung resiko, cakupan dari diri enpereneur adalah :

1. Manusia yg punya sikap mental, wawasan, kreativitas, inovasi, ide, motivasi, cita-cita dll.
2. Berusaha keras atau berproses utk mengisi peluang dalam usaha jasa atau barang untuk tujuan ekonomi
3. Utk mendapatkan laba dan pertumbuhan usaha
4. Berhubungan dengan pembeli atau pelanggan yg butuh jasa atau barang yg dijualnya dengan memberikan kepuasan
5. Berani menghadapi segala tantangan dan resiko, tetapi penuh perhitungan
Banyak Penulis yg memberi arti berbeda-beda tentang “enterpreneurship “, Dari beberapa pendapat disimpulkan bahwa seorang enterpreneur adalah :

1. Orang yg menanggung RESIKO
2. Orang yg mengurus PERUSAHAAN
3. Yg. Memobilisasi dan mengurus MODAL
4. Pencipta Barang baru (INOVATOR)
5. Membuat AKTIVITAS sendiri dan mandiri
6. Yg. Menghadapi KETIDAKPASTIAN
7. Cerdas, Cermat, Tangguh, Tegar, Sabr & Ulet, Penuh Peritungan
8. Mempunyai AMAL JARIYAH besar

Mengapa Menjadi Enterpreneur
Manusia diberikan Tuhan 4 (empat) hal, yaitu : Waktu (kehidupan), Tenaga (Otot), Pikiran (Otak) dan Materi (Harta), serta Doa. Empat hal tersebut tidak diberikan secara adil dan samarata, Kecuali WAKTU


Karakteristik Jiwa Enterpreneur
* Mempunyai Visi dan Misi
* Kreatif dan Inovatif
* Mampu Melihat Peluang
* Orientasi Pada Kepuasan Konsumen
* Orientasi Pada Profit dan Pertumbuhan
* Berani Menanggung Risiko
* Berjiwa Kompetisi
* Cepat Tanggap & Gerak Cepat
* Berjiwa Sosial dan Menjadi Dermawan (Pylantrophis

Bagaimana Menghemat Waktu
* Identifikasikan Tujuan-tujuan Khusus
* Bangkitkan Motivasi
* Tetapkan batas Waktu (Deadline)
* Buat Catatan Kecil
* Kerjakan hal-hal yg penting saja
* Gunakan Telpon, HP
* Tetapkan Waktu Untuk Kerja
* Ajukan Pertanayaan
* Berorientasi Pada Tindakan
* Lakukan Refleksi
* Siapkan diri untuk Pekerjaan setiap hari
*Bergurulah Pada pengalaman

Basic Enterpreneurship
  • Enterpreneur, Bukan bakat atau turunan, Enterpreneur dibuat bukan dilahirkan
  • Di Indonesia masih diperlukan minimal 4 juta Enterpreneur
  • Enterpreneurship bukan sekedar pengetahuan, teknik atau keterampilan, tetapi lebih berorientasi pada sikap mental melalui proses diri dengan praktek dan pengalaman karena dorongan motivasi diri sendiri
  • Seorang yg mempunyai wawasan Enterpreneurship belum tentu jadi pengusaha, bisa jadi intrapreneur (pegawai) atau sebagai social enterpreneurship

Mental Pegawai VS Enterpreneur
  • Jangan berjiwa kuli atau buruh, jangan bekerja asal-aslan, kuli bekerja dengan otot enterpreneur bekerja dengan otak, jadilah org yg mau bertanggungjawab terhadap yg telah dikerjakan
  • Belajar menjadi pemimpin, sebelum menjadi pemimpin yg baik jadilah anak buah yang baik
  • Tidak berjiwa konsumtif, tidak boros, belajar investasi & menabung, jangan besar pasak daripada tiang

Sikap Mental yg Harus Dikikis
Dalam Buku “ Manusia Indonesia “, Karya : Muchtar Lubis
*Munafik atau Hypokrit
* Segan dan enggan bertanggung jawab atas perbuatannya, putusannya, kelakuannya, pikiranyya dan sebagainya.
* Bersikap & berperilaku Feodal
* Percaya Takhayyul
* Artistik, berbakat seni
* Lemah watak dan karakternya

Minggu, 04 Januari 2009

Ringkasan Kuliah Bagian 1

A.Materi Kuliah
1. Pendahuluan
1. Landasan Pemikiran
2. Peran Enterpreneurship Dalam Suatu Negara
3. Mengapa Harus Jadi Enterpreneurship
4. Peran Pemerintah Thdp Pengembangan Enterpreneurship
5. Tentang Kewirausahaan / Kewiraswastaan / Enterpreneurship
6. Pengertian Kewirausahaan/Kewiraswastaan / Enterpreneurship
7. Yang Tergolong Enterpreneurship
8. Mengapa menjadi Enterpreneurship

Tentang Kewirausahaan / Kewiraswastaan / Enterpreneurship
1. Pengertian Kewirausahaan/Kewiraswastaan / Enterpreneurship
2. Yang Tergolong Enterpreneurship
3. Mengapa menjadi EnterpreneurshipA.Materi Kuliah
3. Tentang Kewirausahaan / Kewiraswastaan / Enterpreneurship
4. Beberapa Catatan Tentang Enterpreneurship
5. Mental Pegawai Vs Mental Enterpreneurship
6. Enterpreneurship Bangsa Indonesia
7. Kemapuan Yg Diperlukan Dlm Enterpreneurship
8. Sikap dan Profil Enterpreneurship Dlm Menjalankan Usahanya
9. Kapan Usaha Anda Dimulai

Enterpreneurship Sebagai Manusia Yg Bertekad Menjadi Paripurna
1. Profesi Dlm Kehidupan
2. Perbedaan Pegawai & Enterpreneurship
3. Perbedaan Pengusaha dan Koruptor
4. Apakah Koruptor Dapat Melakukan Taubat
5. Korupsi di Kalangan Pengusaha Swasta
6. Mengapa & Bagaimana KKN Dilakukan
7. Sebab-2 Pengusaha Swasta KKN
8. Ciri-2 Konglomerat Hitam
9. Mengapa KKN Suliat Diberantas

Mengapa Enterpreneurship di Indonesia Kurang Berkembang
1. Penyebab dari Masyarakat & Pemerintah
2. Anggapan Setiap Individu

Apa yg Akan Dijual Para Enterpreneurship
1. Konsep Menjual Ide & Solusi
2. Kreativitas & Inovasi
3. Daur Hidup Produk
4. Tiga Bagian Keterkaitan Usaha

Memperluas Pergaulan Membangun Usaha
1. Pergaulan Bagi Seorang Enterpreneurship
2. Mengapa Bergaul Hrs Dibiasakan
3. Personal Network

Modal
1. Pengertian Modal
2. Jenis-2 Modal
3. Pemanfatan Modal
4. Siklus Modal
5. Bagaimana Menanamkan Modal
6. Menggali Sumber Modal Untuk Mulai Bisnis
7. Bagi Yg Tidak Punya Modal Uang
8. Usaha Untuk Para Pensiunan

Hukum & Etika Bisnis
1. Pengetahuan Hukum Dlm Bisnis
2. Bagaimana Mengetahui & Menerapkan Hukum
3. Usaha Formal & Informal
4. Mengapa Pengusaha Pemula & UKM Kurang Peduli Legalitas Perusahaan
5. Hak Asasi Kepemilikan Intlektual (HAKI)
6. Paten, Hak Cipta & Merk
7. Trade Secret (Rahasia Dagang)
8. Etika Bisnis12.

1. Pengertian Profesional & Profesionalisme
2. Hirarki Kebutuhan Manusia
3. Yang Diperlkukan Utk Menjadi Profesionalisme
4. Yang Patut Dipertahankan Bagi Seorang Profesionalisme
5. Yang Harus Dilakukan Bagi Seorang Profesionalisme

Kepemimpinan (Leadership)
1. Apakah Kepemimpinan itu ?
2. Organisasi, Manajemen dan Pemimpin3. Mengapa Pemimpin Diperlukan
4. Fungsi Pemimpin
5. Proses Belajar Menjadi Pemimpin Bagi Mahasiswa
6. Bekal Menjadi Pemimpin7. Pemimpin Ideal Yg Didambakan
8. Faktor Penyebab Kegagalan Memimpin

 Ir. Miftahul Huda, MM
 Jl. Dharmahusda, 5/1 Surabaya
 Tel. 5942779, Fax. 5920741
 Jl. Dharmahusda 4/14 Surabaya
 5942906
 Kantor ; Jl Kedungtarukan Baru 4B/14 5925036 HP ; 08123515664
 Tanggal Lahir : Gresik 10 Desember 1960