CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Jumat, 16 Januari 2009

Ringkasan kuliah bagian 13

Teknik Penanganan Resiko

1. Menanggung Resiko Sendiri
* Tidak perlu membayar uang premi
* Tidak berurusan dengan Birokrasi
* Resiko ditanggung sendiri
* Tidak dapat ganti rugi

2. Penanganan Resiko Oleh Pihak Lain

3. Keuntungan
* Tidak semua resiko yang diderita ditanggung sendiri
* Memperoleh ganti rugi dari pihak penanggung resiko

4. Kerugian
* Membayar premi secara berkala
* Permohonan menjadi anggota asuransi
* Jika ada musibah perlu pengajuan klaim

5. Asuransi
1. Ditinjau dari segi Ekonomi
2. Ditinjau dari Segi Hukum
3. Ditinjau sebagai lembaga terhadap kebutuhan peralihan Resiko
4. Ditinjau dari Aliran Asuransi

Asuransi Kerugian
Ditinjau dari segi Hukum
* Pengertian autentik tertuang dalam pasal 246 KUHP
* Asuransi adalah perjanjian, dimana seorang penang gung mengikatkan diri pada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi untuk memberikan penggantian, yang karena suatu kelebihan, kerusa kan, kehilangan, keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tentu.

Ditinjau sebagai Lembaga terhadap kebutuhan peralihan risiko
* Asuransi atau pertanggungan didalamnya selalu mengandung pengertian RISIKO
* James L.Astheaen ; dalam buku ; Risk & Insurance, Asuransi adalah suatu Institut yang direncanakan guna menangnani RISIKO
* Robert I. Mehz & Emerson Cammack ; Pemindahan RISIKO itu lazim dinamakan asuransi

Ditinjau dari Aliran Asuransi
* Aliran Transfer : Asuransi adalah pemindahan Risiko murni dari tertanggung kepada Penanggung
* Aliran Teknik; Asuransi adalah alat sosial untuk mengurangi risiko, sehingga kerugian yang dapat diramalkan dipikul merata oleh semua anggota yang tergabung dalam kelompok tersebut
* Aliran Gabungan ; Asuransi adalah alat sosial untuk mengumpulkan dana guna mengatasi kerugian yang tak tentu yang dilaksanakan melalui pemindahan risiko

Jenis Asuransi
2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Kebakaran, Jenis polisnya adalah ;
* Polis Terbuka (Open Policy)
* Polis dengan harga taksiran (Valued Policy)
* Polis dengan syarat membangun kembali
* Polis maksimum deklarasi

b) Asuransi Pengangkutan Laut
2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Pengangkutan Laut
* Total Loss Only (TLO), mengganti ganti rugi barang rusak, berlaku u/ barang bukti (tanpa pengepakan)
* Free of Particular Avarage (FPA), memberi ganti rugi terhadap kerugian total loss dan kerugian umum
o With Avarage (WA)
o Franchise Clause
o All Risk
o All Loss Demage

2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Darat, Sungai & Perairan Pedalaman
Dalam hal ini polisnya menyebutkan :
* Waktu perjalanan harus sesuai
* Apakah perjalanan dilakukan secara terputus-putus atau tidak, atau sebagian demi sebagian
* Nama Nakhoda, Expeditur

2.1. Asuransi Kerugian
a) Asuransi Kendaraan Bermotor
Peristiwa yang ditanggung dalam hal ini
* Pencurian kendaraan bermotor atau suku cadangnya
* Kerusakan akibat kebakaran, peledakan, kecelakaan, benturan dll.
* Ongkos kirim atau angkutan
* Pembayaran untuk avary umum

2.2. Asuransi Pertanggungan Jiwa
1. Jenis-2 Asuransi Jiwa, ialah ;
A. Endowment Insurance
B. Term Insurance

Fungsi Asuransi Jiwa, ialah ;
A. Menciptakan stabilitas sosial yang mantap
B. Pasar asuransi jiwa, mengurangi beban pemerintah
C. Pendapatan bagi Pemerintah
D. Menghimpun tabungan masyarakat
E. Terciptanya persyaratan kredit perbankan

Kamis, 15 Januari 2009

Ringkasan kuliah bagian 12

1. Pendahuluan
Risiko kegagalan dalam enterpreneurship adalah sama dengan peluang kesuksesan.
Risiko tidak mungkin dihindari. Semakin besar rencana keuntungan suatu usaha semakin besar peluang resiko yang terjadi

1. Pengertian Risiko
* Risiko kesempatan/peluang terjadinya kerugian
* Risiko problem terjadinya kerugian
* Risiko adalah suatu ketidakpastian
* Risiko adalah penyimpangan (deviasi) aktual dari yang diharapkan
* Risiko adalah probabilitas suatu hasil akan berbeda dari yang diharapkan

2. Penyebab Terjadinya Risiko
* Salah perencanaan (produksi, pasar & harga)
* Salah antisipasi pasar dan kapital (modal)
* Penyebab internal Organisasi (manajmen, arus kas, akunting, anggaran, dll)
* Penyebab eksternal organisasi
* Kurang kontrol, timbul deviasi

3. Jenis-2 Risiko
Risiko datang dari dalam manusia sendiri ( Jasma ni, Rohani & Sosial) dan Lingkungan alam, Jenis-2 Risiko dibedakan sbb :
* Risiko Murni
* Risiko Spekulatif
* Fundamental Risk
* Particular Risk

Risiko yang muncul dalam perjalanan usaha
a) Risiko Internal
* Risiko marketing penjualan
* Risiko Teknis
* Risiko fisik
* Risiko ekonomis
* Risiko capital
b) Risiko Eksternal
* Risiko Politis
* Risiko fisik
* Risiko ekonomis
* Risiko Teknis

Menyiasati Risiko Bisnis
1. Buat perencanaan bisnis sebaik-2nya, realistis & perhatikan semua aspek terkait, antara lain
* Pasar, kompetitor, SDM, Teknologi, proses produksi
* Analisis keuangan, Hukum, Infrastruktur & Mitra Usaha
* Pasokan bahan baku, Subkontraktor, Suplier
* Sumber keuangan (Modal), Lokasi, Politik, Keamanan, Sosial Budaya & Moneter

2. Lindungi kemungkinan risiko, (misal asuransi)

Cara Positif Memandang Kegagalan
1. Kegagalan adalah bahan evaluasi diri
2. Pelajaran berharga untuk tidak diulangi
3. Nilainya sama dengan kesuksesan
4. Setiap orang sukses pasti pernah gagal
5. Sebagai motivasi & cambuk untuk lebih maju dan sukses
6. Merupakan sukses yang tertunda
7. Mungkin yang terakhir sebelum meraih sukses

Ringkasan kuliah bagian 11

Faktor Penting Pergaulan
1. Saling mengerti & memahami (mutual understanding)
2. Saling bermanfaat (mutual benefit)
3. Saling menerima dan memberi (take & give)
4. Saling mempercayai (mutual trust)
5. Amanah, tidak munafik (comitment)

Manfaat Pergaulan
* Kenal dan dikenal
* Mengenali kekuatan & kelemahan diri sendiri
* Menjadi orang yang percaya diri
* Mengenali potensi yang dimiliki
* Menambah wawasan
* Memiliki rasa humor
* Menunjang karir & pekerjaan

Bergaul Harus Dibiasakan

Tidak cukup mengerti dan menyadari pentingnya bergaul, tapi enterpreuner harus memiliki kemampuan bergaul dengan latihan & membiasakan sebagai :
* Hasil olah pikir (tumbuh pola pikir rasional, realistis & pragmatis)
* Hasil olah rasa ( tumbuh jiwa empati dan sikap simpati)
* Hasil ucapan (saling komunikasi dg baik, saling mengerti dan tukar informasi)
* Hasil perbuatan, karya nyata & prestasi

3. Personal Networking
Dlm bhs Inggris; Networking = Schmoozing, artinya ; pergaulan. Dua katagori Networking Networking terencana (strategis

Orang yg dihubungi dg maksud tertentu, biasanya ada pihak mediator
Networking tidak terencana (serendipity)

Pertemuan kebetulan (tidak terencana0, yang akhirnya mengarah saling menguntungkan
Hendaknya anda memperkembangkan kesopanan yang setinggi-tingginya, sehingga tindak-tanduk anda yang baik itu memang sesuai dengan kesopanan batin anda.
Bertolak dari motif-motif yang mulia, jujur dalam menilai sesuatu, berusaha dalam memahami pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan sesama, untuk dalam perbincangan kadang-kadang berdam pada waktu yang tepat, itulah beberapa cara yang bisa menumbuhkan rasa kesopanan anda

Gagasan-gagasan, pikiran yang segar dan membangun, yang menimbulkan cara-cara yang bersusila, sungguh merupakan suatu milik yang berharga sekali. Dengan sikap ramah tamah, anda dengan mudah bisa merebut hati orang lain sehingga menjadi kawan untuk seumur hidup

Ringkasan kuliah bagian 10

Perusahaan Waralaba/Franchise
Merupakan salah satu sistem atau model distribusi yang digunakan produsen untuk mengirimkan barang kepada konsumen dan melakukan distribusi yang berkembang

1. Latar Belakang

  • Franchise dari bhs perancis “ franchir” artinya : membebaskan dari perbudakan
  • Arti Umum; memberi hak positif utk melakukan atau menggunakan sesuatu secara komersial
  • Pada umumnya hak tersebut mencakup penggunaan nama atau metode kerja yang telah dikenal dan dimiliki oleh orang lain
  • Waralaba Pabrik-Pengecer
  • Pabrik memberi ijin pada Pengecer untuk menyimpan & memasarkan produknya
  • Contoh ; kendaraan bermotor, peralatan pertanian, produk minyak & gas, sepatu dll
  • Waralaba Pabrik-Grosir
  • Franchise melakukan aktivitas produksi dan mendistribusi kan & mengawasinya pada pengecer
  • Contoh ; produk minuman, bir, fanta, coca cola, the botol dll
Sifat Hubungan Waralaba/Franchise
Berupa perjanjian Kontrak; mengatur
1. Kebebasan melakukan & menggunakan merk
2. Pengendalian & distribusi produk / jasa
3. Sistem pembayaran,
4. Perpanjangan kontrak
5. Pemeliharaan standar operasi
6. Pengendalian manjemen, pengambilan keputusan bersama, pertukaran SDM, pelatihan dll

Keunggulan & Kekurangan Franchise
1. Keunggulan
* Bantuan & Pelatihan Manajemen
* Konsep perusahaan, Produk & Nama yang telah dikenal
* Bantuan Keuangan
* Kepemilikan
2. Kelemahan
* Biaya Awal Tinggi
* Pembatasan Kebebasan Beroperasi
* Kepemilikan Orang lain (Tidak dapat menjadi milik sendiri)

Ringkasan kuliah bagian 9

Perusahaan Keluarga
Ciri dari perusahaan ini adalah, adanya keterlibatan keluarga baik dalam hal kepemilikan (saham) maupun dalam opersaional perusahaan. Biasanya pengambilan keputusan dilakukan non formal (bersifat kekeluargaan)

Perusahaan Keluarga
1. Keterlibatan Keluarga dalam perusahaan
2. Hubungan antara keluarga & Perusahaan
3. Prioritas Kepentingan antara Keluarga & Perusahaan
4. Faktor Positif & Negatif Keterlibatan keluaraga
5. Peran Hubungan Keluarga
6. Potensi Konflik
7. Susksesi Perusahaan

1. Keterlibatan Keluarga
* Dua atau lebih anggota keluarga yang terlibat
* Lingkup dan skala keterlibatan
* Variasi keterlibatan

2. Hubungan antara keluarga & perusahaan
1. Perusahaan bertujuan mencari laba sesuai etika bisnis yang berlaku
2. Keluarga bertujuan mencari kesejahteraan
3. Perlu pemahaman & persepsi yang sama
4. Tidak boleh ada perbedaan kepentingan
5. Kultur dan manajemen perusahaan dibedakan dengan rumah tangga

3. Prioritas Kepentingan
1. Tentukan prioritas kepentingan keluarga dan kepentingan perusahaan
2. Pengambilan keputusan cukup sulit
3. Hubungan kerja antara pimpinan dan non pimpinan
4. Kadang kepentingan lebih diprioritaskan dari pada kepentingan perusahaan
5. Kebijakan lebih dipengaruhi hubungan keluarga dari pada kepentingan perusahaan

4. Faktor positif keterlibatan keluarga
1. Hubungan antar keluarga secara karakteristik dan kepribadian sudah dikenal sebelumnya
2. Faktor komunikasi lebih mudah
3. Rasa kebersamaan memiliki perusahaan dapat memberikan motivasi kerja keras

5. Peran hubungan keluarga
1. Akan berkembang secara berkesinambungan
2. Pengelolaan secara seimbang antara bisnis dan keluarga, terutama skala prioritas waktu dan aktivitas
3. Sejak dini telah dipikirkan “suksesi “ untuk generasi penerusnya.
4. Minat anak sebagai calon penerus thd dunia bisnis

6. Potensi Konflik Perusahaan Keluarga
1. Perbedaan perangai, kebiasaan dan bakat yang berbeda dari anggota keluarga
2. Munculnya anggota baru karena adanya pernikahan dan kelahiran anak/cucu
3. Pembagian warisan

7. Suksesi Kepemimpinan
1. Tekanan & Kepentingan dari pihak luar
* Anggota keluarga
* unsur di luar keluarga
2. Konflik dalam keluarga
3. Kejadian tidak terduga

8. Kejadian Memaksa Suksesi
1. Kematian & Masalah Warisan
2. Sakit dan ketidakmampuan fisik
3. Patah semangat & Pengunduran diri (pensiun), atau secara mendadak
4. Kemunduran usaha

Ringkasan kuliah bagian 8

Perusahaan Kecil
* Bidang Usaha Jasa : Salon kecantikan, SPBU, restoran, cuci cetak film,
* Pedagang Eceran : toko roti, toko buku & majalah, toko kaset & CD,

Grosir ; merupakan perantara antara produsen dan konsumen, misal ; makanan, minuman, pakaian, peralatan rumah tangga, bahan bangunan, dll

1. Memulai & Mengelola Pers. Kecil
* Komitmen
* Pilihan bidang usaha (barang /jasa)
* Mendirikan perusahaan baru atau membeli perusahaan lain
* Menjadi pelaku pasar
* Informasi (internet, yellow page, majalah, koran, dll)

2. Membuka Perusahaan Kecil
1. Perencanaan Usaha
2. Pembiyaan Modal
3. Pengenalan pasar
4. Pengelolaan karyawan
5. Pencatatan Akuntansi

3. Perencanaan Perusahan
1. Uraian ringkas industri & produk atau jasa yang ditawarkan
2. Analisis pasar, kebutuhan produk dan sifat persaingan
3. Rencana pemasaran (lokasi, lambang, iklan dan peragaan)
4. Rencana Operasi (forcasting, proyeksi keuangan, prosedur akuntansi dan persyaratan SDM)
5. Rencana Permodalan

4. Pembiayaan Perusahan
1. Investasi Pemilik
* Tabungan pribadi, jual mobil, saham dll
2. Investasi dari Keluarga dan Teman
* Hati-2 dalam pengelolaan
* Adanya pemisahan yg jelas dg uang pribadi
3. Perbankan
* Kredit UKM
* Perlu proposal

5. Kelebihan Perusahan Kecil
1. Fleksibel Dikelola pemiliknya, cepat bereaksi thd perubahan pasar, pengembangan ide produk lebih cepat
1. Lebih jelas dalam pengoperasian Lebih sederhana dibanding perusahaan besar, jumlah pekerja sedikit, beroperasi dengan modal kecil,
1. Pelayanan yang akrab Lebih memungkinkan pelayanan dilakukan akrab & santun, perhatian konsumen lebih besar

6. Kekurangan Perusahan Kecil
1. Keterbatasan kecakapan Manajerial
Pemilik biasanya kurang memiliki variasi keterampilan, banyak yang tidak professional
2. Kesulitan Pengembangan Dana
Sulit mendapatkan dana pembiayaan, bersaing dengan perusahaan besar untuk mendapatkan dana investasi, bunga bank lebih besar pada perusahaan kecil. Penyan-dang dana biasanya kurang percaya

7. Faktor-2 Penyebab Kegagalan
1. Jumlah Pesaing, tidak ada pembeli, sulit melakukan perubahan,
2. Tingkat bunga tinggi, kekurangan modal
3. Perekonomian tidak menentu
4. Kesalahan Manajemen, rencana perusahaan kurang jelas
5. Kesulitan Pengembangan Dana

8 . Upaya Untuk Keberhasilan
1. Pertumbuhan Penjualan
* Alasan ;Konsumen menyukai produk / jasa yg dibeli
* Cara mengetahui ;Pertumbuhan melebihi yang terjadi pada periode yang sama pada tahun sebelumnya,
* Cara mengembangkan :mengetahui alasan konsumen membeli kembali

Ringkasan kuliah bagian 7

Perencanaan Modal Perusahaan
1. Sumber Permodalan
2. Utang vs Ekuitas
3. Merencanakan Pinjaman
4. Strategi Pengajuan Pinjaman
5. Persetujuan Pinjaman
6. Sumber Pendanaan Lain
7. Pembiayaan Ekuitas
8. Pasar Modar Ventura

1.1. Modal Diri
1. Bentuk pengetahuan, pengalaman, keterampilan, kesehata jasmani & rohani, dukungan keluarga (suami / istri & anak),
2. Bagi mereka yang pandai, kreatif, inovatif, modal diri dapat berkembang dalam bentuk penemuan, penelitian & karya-2 lainnya dapat dipatenkan sebagai “ modal intlektual “ dalam bisnis
3. Jika tidak dapat didaftarkan sebagai hak paten dapat didaftarkan sebagai “ hak cipta “

1.2.Modal Materi Sendiri
1. Biasanya didapat dari ; penyisihan hasil usaha ; gaji, ngobyek, dagang atau warisan
2. Modal materi dapat dijaminkan (sebagai agunan atau kolateral) untuk pinjaman, kredit dll
3. Modal materi yang paling bagus untuk agunan adalah kendaran bermotor ( merk, tahun & kondisi ), sertifikat tanah, rumah, deposito dan logam mulia

1.3. Modal Usaha
1. Modal Usaha dapat berupa Utang dan Ekuitas
2. Ekuitas (kekayaan) ; dicantumkan sebagai saham perusahaan dan dicatat dalam neraca perusahaan sebagai kekayaan.
3. Penambahan modal dan pengembangannya dapat melalui bursa saham atau go public atau menjual obligasi
4. Kinerja perusahaan dapat diukur dari ratio utang dan ekuitas (debt equity ratio)

1.4. Jenis Modal
Modal Investasi ; Digunakan untuk pembelian atau pengadaan untuk menunjang proses produksi. Yang termasuk Modal Investasi :
* Pembelian Tanah (utk. Pabrik, kantor, gudang,
* Pembangunan Pabrik
* Pengadaan Peralatan (Mesin, alat berat dll)
* Peralatan Kantor (komputer, meja, almari dll)

Modal Ekuitas : Uang yang diinvestasikan perusahaan tanpa obligasi legal untuk membayar jumlah pokok / bunga untuk investasi tersebut. Modal ekuitas dapat ditingkatkan melalui go public atau penjualan saham pada bursa efek. Manfaat go pubic adalah :
* Ukuran jumlah modal : Salah satu cara tercepat untuk peningkatan modal
* Likuiditas : pasar umum memberikan likuiditas, karena siap menjual saham
* Nilai : Pasar menempatkan saham perusahaan bergantiaan pada koorporasi
* Citra : dipandang sebgai perusahaan kuat, bonafid dll

Modal Ventura : sumber dana ekuitas yang penting, terdiri dari para profesional berpengalaman yg memberi kan jasa keuangan pada perusahaan baru berkembang, meliputi
* Modal awal & ekspansi
* Riset pasar & pemasaran, strategi, konsultasi manajemen, audit manajemen & evaluasi
* Bantuan negosiasi perjanjian teknis
* Bantuan sistem manajemen & akuntansi
* Bantuan pengelolan SDM dan perjanjiaan kerja
* Bantuan pengeloaan resiko & program asuransi
* Panduan penerapan berbagai peraturan pemerintah
* Hubungan dengan konsumen prospektif, pemasok dan ll.